Tumbang Miri, Gunung Mas – Halaman Gedung Pertemuan Umum (GPU) Temanggung Jaya Patih Oendeng di Kelurahan Tumbang Miri mendadak ramai dipadati warga. Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan antre dengan tertib untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM), Rabu (30/7/2025).
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 11.00 WIB ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Mas dengan Perum Bulog Kuala Kurun. Tujuannya jelas, yakni untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan di tingkat masyarakat, sekaligus membantu warga memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Dalam operasi pasar murah ini, panitia menyediakan stok dalam jumlah besar. Sebanyak 2 ton beras SPHP kemasan 5 kg dijual dengan harga subsisi Rp 60.000 per sak. Selain itu, tersedia juga 250 kg gula pasir seharga Rp 18.000 per kilogram dan 240 liter minyak goreng yang dijual dengan harga Rp 18.000 per liter. Tak butuh waktu lama, komoditas yang dijual dengan harga di bawah pasaran itu langsung diserbu pembeli.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, personel dari Polsek Kahayan Hulu Utara diterjunkan ke lokasi. Di bawah komando Kapolsek, tampak Bripka Didik Riyono, Bripka Rival Satiawan, dan Brigpol Riswanto siaga mengatur antrean dan menjaga keamanan di sekitar lokasi penjualan.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Kahayan Hulu Utara, Ipda Muklisin, S.H., menyatakan bahwa kehadiran personelnya adalah bentuk dukungan penuh Polri terhadap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi penyelenggara maupun masyarakat yang datang berbelanja. Gerakan Pangan Murah ini sangat vital untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi di daerah. Tugas kami adalah memastikan program positif ini berjalan lancar tanpa ada kendala sedikit pun,” ujar kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN dalam merespons kebutuhan warga.
“Ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat. Ketika kebutuhan pokok warga terpenuhi dengan harga terjangkau, stabilitas keamanan dan ketertiban pun akan lebih mudah terjaga. Kami siap mengawal setiap program serupa di masa mendatang,” tutupnya.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh staf dari Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Perum Bulog, serta staf Kecamatan Kahayan Hulu Utara ini berakhir dengan kondusif, meninggalkan senyum lega di wajah warga yang berhasil membawa pulang kebutuhan pokok dengan harga miring. (sp)
+ There are no comments
Add yours